Cara Menggunakan Concealer yang Benar untuk Menyamarkan Noda di Wajah

Cara Menggunakan Concealer yang Benar untuk Menyamarkan Noda di Wajah

Cara Menggunakan Concealer yang Benar untuk Menyamarkan Noda di Wajah

Cara Menggunakan Concealer yang Benar menjadi produk penyelamat bagi banyak wanita. Satu titik kecil produk ini mampu menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata. Satu sapuan tipis dapat menutupi bekas jerawat yang membandel. Namun, banyak orang menggunakan concealer dengan cara yang salah. Akibatnya, concealer justru menarik perhatian ke area yang ingin disembunyikan. Berikut adalah panduan lengkap menggunakan concealer dengan benar.

Perbedaan Concealer dan Foundation

Banyak orang bingung membedakan concealer dengan foundation. Foundation berfungsi meratakan warna kulit secara keseluruhan, sehingga Anda mengaplikasikannya di seluruh wajah. Sebaliknya, concealer memiliki pigmentasi lebih tinggi dan tekstur lebih kental. Anda hanya mengaplikasikan concealer di area tertentu yang memerlukan penutupan ekstra. Karena itu, Anda tetap membutuhkan foundation meskipun sudah menggunakan concealer. Foundation menciptakan kanvas yang rata, sementara concealer menutupi detail yang masih terlihat setelah foundation.

Memilih Warna Concealer yang Tepat

Warna concealer tergantung pada fungsi penggunaannya. Untuk menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata, pilih concealer satu hingga dua tingkat lebih terang dari warna foundation Anda. Warna peach atau salmon cocok untuk lingkaran hitam kebiruan, sedangkan warna kuning atau oranye cocok untuk lingkaran hitam keunguan.

Dalam hal menyamarkan bekas jerawat atau bintik merah, pilih concealer dengan warna yang sama persis dengan foundation Anda. Concealer yang terlalu terang akan menarik perhatian ke bekas jerawat. Sementara untuk noda hitam atau hiperpigmentasi, pilih concealer dengan warna sedikit lebih terang dari foundation.

Teknik Aplikasi Concealer untuk Lingkaran Hitam

Lingkaran hitam membutuhkan teknik khusus karena area bawah mata sangat tipis dan sensitif. Mulailah dengan mengaplikasikan pelembap atau krim mata terlebih dahulu agar kulit yang lembap membuat concealer tidak menggaris. Kemudian, aplikasikan foundation seperti biasa.

Selanjutnya, buat segitiga terbalik di bawah mata dengan titik segitiga di sudut dalam mata. Dua titik lainnya berada di sudut luar mata dan ujung hidung. Bentuk segitiga ini mencerahkan seluruh area bawah mata, bukan hanya lingkaran hitamnya. Terakhir, tepuk concealer dengan jari manis atau spons lembap tanpa menggosok, karena suhu jari membantu concealer menyatu dengan kulit.

Teknik Aplikasi Concealer untuk Bekas Jerawat

Bekas jerawat membutuhkan pendekatan yang berbeda. Pertama, aplikasikan foundation terlebih dahulu karena foundation akan menutupi kemerahan ringan. Kedua, oleskan concealer tepat di atas bekas jerawat menggunakan kuas kecil dengan warna yang sama persis dengan foundation.

Setelah itu, tunggu tiga puluh detik hingga concealer sedikit mengering agar lebih menempel. Kemudian, tepuk pinggiran concealer dengan jari atau spons tanpa menyentuh bagian tengah bekas jerawat. Langkah ini menjaga coverage tidak berkurang. Akhiri dengan setting menggunakan bedak tabur transparan.

Teknik Aplikasi Concealer untuk Noda Hitam

Noda hitam atau hiperpigmentasi memerlukan lapisan yang lebih tebal. Mulailah dengan mengaplikasikan foundation di seluruh wajah. Kemudian, oleskan concealer langsung di atas noda hitam menggunakan warna yang sedikit lebih terang dari foundation.

Tunggu satu menit hingga concealer mengering sebelum mengaplikasikan lapisan kedua jika noda masih terlihat. Setelah itu, tepuk pinggiran dengan lembut tanpa menggosok. Terakhir, set dengan bedak tabur. Anda mungkin perlu beberapa kali percobaan untuk menemukan jumlah concealer yang tepat karena terlalu sedikit tidak menutupi noda, sementara terlalu banyak membuat makeup terlihat tebal dan pecah.

Concealer untuk Mencerahkan Area Wajah

Concealer tidak hanya berfungsi menutupi kekurangan. Anda juga bisa menggunakannya untuk mencerahkan area tertentu. Aplikasikan concealer satu tingkat lebih terang di tulang alis agar area ini terlihat lebih terangkat. Gunakan juga di pangkal hidung dan ujung hidung untuk membuat hidung tampak lebih ramping.

Selain itu, aplikasikan di sudut bibir yang sering terlihat gelap dan membuat bibir tampak turun. Jangan lupa mengaplikasikan di tengah dahi dan dagu agar area ini tampak lebih maju dan wajah terlihat lebih tiga dimensi. Teknik ini disebut strobing, yaitu versi lembut dari highlighting.

Kesalahan Umum Menggunakan Concealer

Beberapa kesalahan sering terjadi saat menggunakan concealer. Pertama, menggunakan concealer terlalu banyak padahal sedikit produk lebih baik karena Anda selalu bisa menambahkan lapisan kedua. Kedua, menggosok alih-alih menepuk. Menggosok memindahkan concealer dari tempatnya, sementara menepuk mendorong concealer masuk ke pori-pori dan kerutan.

Kesalahan ketiga, tidak menunggu concealer mengering sebelum menepuk. Concealer memerlukan waktu untuk mengikat dengan kulit. Keempat, menggunakan concealer terlalu terang untuk bekas jerawat sehingga bekas jerawat tampak seperti titik terang di wajah. Kelima, tidak melakukan setting dengan bedak sehingga concealer bergeser dan luntur dalam hitungan jam.

Baca juga: Cara Memilih Lipstik yang Tahan Lama dan Nyaman di Bibir

Memilih Formula Concealer Berdasarkan Jenis Kulit

Pemilihan formula concealer harus disesuaikan dengan jenis kulit. Kulit berminyak membutuhkan concealer matte atau oil-free karena formula ini tidak akan bergeser meskipun kulit menghasilkan minyak. Kulit kering membutuhkan concealer creamy dengan kandungan pelembap karena formula matte akan membuat kulit kering tampak semakin menggaris.

Untuk kulit kombinasi, Anda bisa menggunakan concealer creamy di area bawah mata dan concealer matte di area bekas jerawat. Sementara kulit berjerawat aktif sebaiknya menghindari concealer dengan formula heavy yang menyumbat pori. Pilihlah label non-comedogenic pada kemasan produk.

Cara Membersihkan Concealer dengan Benar

Sisa concealer yang tidak dibersihkan dengan sempurna menyumbat pori-pori. Untuk concealer tahan air, gunakan makeup remover berbasis minyak. Untuk concealer biasa, gunakan micellar water. Tempelkan kapas yang sudah diberi remover di area concealer selama tiga puluh detik, lalu biarkan remover melarutkan concealer.

Usap perlahan tanpa menggosok dan ulangi jika masih ada sisa. Jangan pernah tidur dengan concealer masih menempel di wajah karena kebiasaan ini menyebabkan komedo, jerawat, dan iritasi pada kulit.

Kesimpulan

Concealer adalah alat yang sangat berguna jika Anda menggunakannya dengan benar. Bedakan fungsinya dengan foundation dan pilih warna yang tepat untuk setiap area. Gunakan concealer juga untuk mencerahkan area wajah. Hindari kesalahan umum seperti menggunakan terlalu banyak produk atau menggosok. Pilih formula yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Pada akhirnya, concealer yang tepat membuat kulit Anda tampak sempurna secara alami, tanpa terlihat seperti memakai topeng tebal.

Exit mobile version